Aku punya orangtua,
yang hampir setiap hari tidak bisa tidur, karena
anak perempuannya belum pulang sampai larut malam...
yang selalu menyiapkan makanan untuk bekal makan siangku...
yang selalu mempercayakan keputusanku...
yang selalu...selalu....membuatku merasa sangat disayangi...
Aku punya adik,
yang selalu bisa jadi bahan kejailanku...
yang selalu menjadi temanku menonton TV...
yang selalu membuatku memiliki tempat mencurahkan kasih sayang...
Aku punya 1 kakak laki-laki...
yang biarpun sempat terpisah lama dengan jarak jauh...
tapi, membuatku merasa hidupku teramat lengkap dengan kehadirannya..
Aku punya 1 kakak perempuan ....
yang selalu berusaha melindungiku dan menasihatiku...
dan membuat aku merasa dibutuhkan...sebagai adik..
Aku punya 1 kakak perempuan lagi...
yang biarpun sejak kecil seringkali berselisih,
tapi selalu memberiku semangat ketika aku sakit, dan
selalu mengajakku untuk menjaga perasaan orangtua kami..
Aku punya kakek dan nenek...
yang selalu menasihatiku untuk lebih taat beribadah...
biarpun yang lain bosan mendengarnya, tapi aku selalu merasa
momen - momen seperti itulah yang akan selalu kukenang..
yah walaupun nasihat itu kadang jadi angin lalu...
Aku punya engkong dan uwa...
yang sangat aku rindukan kembali kehadirannya...
yang membuatku tersenyum ketika aku memimpikan mereka..
yang selalu menasihatiku semasa hidupnya untuk mencari pasangan hidup yang sholeh...
Aku punya 3 kakak ipar...
yang selalu berusaha membuat 3 kakakku bahagia....
Aku punya 4 keponakan yang lucu ....
yang membuat penat dan lelahku hilang ...
yang suka membuat suara-suara lucu...
yang suka membuatku berfikir bagaimana cara membesarkan anak2ku nanti...
Aku punya banyak sekali om dan tante,
yang semakin memperhatikanku, menasihati dan memberi saran
dalam mencari pasangan hidup nanti...huhuhu
Aku punya banyak sekali saudara2 lain, sepupu, saudara2 lain
yang aku sadari aku belum terlalu banyak mengenal mereka...
tapi, membuatku merasa hidupku terlalu lengkap...
Aku punya sahabat-sahabat, teman-teman....
yang membuatku merasa disayangi, dibutuhkan,
dan aku pun merasa punya tempat untuk menyayangi dan memberi..
sahabat-sahabat yang berusaha membuatku tertawa, tersenyum,
dan menenangkanku ketika aku menangis dan bersedih..
sahabat-sahabat yang meskipun berselisih paham, namun akan kembali
membuatku tertawa...
sahabat-sahabat yang akan ku kenang sepanjang masa...
Aku punya.....Ahh banyak sekali....
Aku punya banyak hal yang bisa disyukuri...
Terlebih lagi aku punya ALLAH, yang selalu memberikan yang terbaik untukku..
Karena itu, aku BAHAGIA...
Terimakasih ALLAH, mama, bapak, adik, kakak, kaka ipar, kakek, nenek, om, tante, sepupu, saudara, keponakan, sahabat, teman, supir angkot, kucingku, ikanku.... dan seeeeeeeeemuaaaanyaaaaaaaaaaa.....................
I LOVE U ALL....
Friday, July 27, 2007
Catatan Hati Seorang Istri
| Rating: | ★★★★★ |
| Category: | Books |
| Genre: | Nonfiction |
| Author: | Asma Nadia |
aku bukan ngomong ini karena, pengarangnya, Mbak Asma Nadia ada di daftar contact MPku..tapi emang aku tahu buku ini bagus banget, sampe aku kasih bintang 5...
buku ini berisi kisah2 nyata yang menjelaskan secara jelas Kebesaran Hati Makshluk ALLAH yang berjenis PEREMPUAN...
Bagaimana kisah seorang perempuan yang lebih spesifik disebut istri dapat mempertahankan ....
cover taken from mbak Asma Nadia's MP... gpp kan mbak?
Thursday, July 26, 2007
EKSPRESI AURA KEJUJURAN
Pernahkah menatap orang terdekat ketika sedang tidur.......
Kalau belum, cobalah sekali saja menatap mereka saat sedang tidur.
Saat itu yang tampak adalah ekspresi paling wajar dan paling jujur dari seseorang.
Seorang artis yang ketika di panggung begitu cantik dan gemerlap pun bisa jadi
akan tampak polos dan jauh berbeda jika ia sedang tidur. Orang paling kejam di
dunia pun jika ia sudah tidur tak akan tampak wajah bengisnya.
Perhatikanlah ayah Anda saat beliau sedang tidur.
Sadarilah, betapa badan yang dulu kekar dan gagah itu kini semakin tua dan ringkih,
betapa rambut-rambut putih mulai menghiasi kepalanya, betapa kerut merut mulai
terpahat di wajahnya. Orang inilah yang tiap hari bekerja keras untuk kesejahteraan kita,
anak-anaknya. Orang inilah yang rela melakukan apa saja asal perut kita kenyang dan
pendidikan kita berjalan lancar.
Sekarang, beralihlah. Lihatlah ibunda Anda. Kulitnya mulai keriput dan tangan yang
dulu halus membelai- belai tubuh bayi kita itu, kini kasar karena tempaan hidup yang
keras. Orang inilah yang tiap hari mengurus kebutuhan kita. Orang inilah yang paling
rajin mengingatkan dan mengomeli kita semata- mata karena rasa kasih dan sayang,
dan sayangnya, itu sering kita salah artikan.
Cobalah tatap wajah orang-orang tercinta itu...
Ayah, Ibu, Suami, Istri, Kakak, Adik, Anak,
Sahabat, Semuanya...
Rasakanlah sensasi yang timbul sesudahnya.
Rasakanlah energi cinta yang mengalir perlahan saat menatap wajah yang terlelap itu.
Rasakanlah getaran cinta yang mengalir deras ketika mengingat betapa banyaknya
pengorbanan yang telah dilakukan orang-orang itu untuk kebahagiaan anda.
Pengorbanan yang kadang tertutupi oleh kesalahpahaman kecil yang entah kenapa
selalu saja nampak besar. Secara ajaib Tuhan mengatur agar pengorbanan itu bisa
tampak lagi melalui wajah-wajah jujur mereka saat sedang tidur. Pengorbanan yang
kadang melelahkan namun enggan mereka ungkapkan. Dan ekspresi wajah ketika tidur
pun mengungkap segalanya.
Tanpa kata, tanpa suara dia berkata... "betapa lelahnya aku hari ini".
Dan penyebab lelah itu? Untuk siapa dia berlelah-lelah? Tak lain adalah kita.
Suami yang bekerja keras mencari nafkah, istri yang bekerja keras mengurus dan
mendidik anak, mengatur rumah. Kakak, adik, anak, dan sahabat yang telah melewatkan
hari-hari suka dan duka bersama kita.
Resapilah kenangan-kenangan manis dan pahit yang pernah terjadi dengan menatap
wajah-wajah mereka. Rasakanlah betapa kebahagiaan dan keharuan seketika
membuncah jika mengingat itu semua.
Bayangkanlah apa yang akan terjadi jika hari- hari esok mereka
"orang-orang terkasih itu" tak lagi membuka matanya...
----
Taken From a letter from a friend
Kalau belum, cobalah sekali saja menatap mereka saat sedang tidur.
Saat itu yang tampak adalah ekspresi paling wajar dan paling jujur dari seseorang.
Seorang artis yang ketika di panggung begitu cantik dan gemerlap pun bisa jadi
akan tampak polos dan jauh berbeda jika ia sedang tidur. Orang paling kejam di
dunia pun jika ia sudah tidur tak akan tampak wajah bengisnya.
Perhatikanlah ayah Anda saat beliau sedang tidur.
Sadarilah, betapa badan yang dulu kekar dan gagah itu kini semakin tua dan ringkih,
betapa rambut-rambut putih mulai menghiasi kepalanya, betapa kerut merut mulai
terpahat di wajahnya. Orang inilah yang tiap hari bekerja keras untuk kesejahteraan kita,
anak-anaknya. Orang inilah yang rela melakukan apa saja asal perut kita kenyang dan
pendidikan kita berjalan lancar.
Sekarang, beralihlah. Lihatlah ibunda Anda. Kulitnya mulai keriput dan tangan yang
dulu halus membelai- belai tubuh bayi kita itu, kini kasar karena tempaan hidup yang
keras. Orang inilah yang tiap hari mengurus kebutuhan kita. Orang inilah yang paling
rajin mengingatkan dan mengomeli kita semata- mata karena rasa kasih dan sayang,
dan sayangnya, itu sering kita salah artikan.
Cobalah tatap wajah orang-orang tercinta itu...
Ayah, Ibu, Suami, Istri, Kakak, Adik, Anak,
Sahabat, Semuanya...
Rasakanlah sensasi yang timbul sesudahnya.
Rasakanlah energi cinta yang mengalir perlahan saat menatap wajah yang terlelap itu.
Rasakanlah getaran cinta yang mengalir deras ketika mengingat betapa banyaknya
pengorbanan yang telah dilakukan orang-orang itu untuk kebahagiaan anda.
Pengorbanan yang kadang tertutupi oleh kesalahpahaman kecil yang entah kenapa
selalu saja nampak besar. Secara ajaib Tuhan mengatur agar pengorbanan itu bisa
tampak lagi melalui wajah-wajah jujur mereka saat sedang tidur. Pengorbanan yang
kadang melelahkan namun enggan mereka ungkapkan. Dan ekspresi wajah ketika tidur
pun mengungkap segalanya.
Tanpa kata, tanpa suara dia berkata... "betapa lelahnya aku hari ini".
Dan penyebab lelah itu? Untuk siapa dia berlelah-lelah? Tak lain adalah kita.
Suami yang bekerja keras mencari nafkah, istri yang bekerja keras mengurus dan
mendidik anak, mengatur rumah. Kakak, adik, anak, dan sahabat yang telah melewatkan
hari-hari suka dan duka bersama kita.
Resapilah kenangan-kenangan manis dan pahit yang pernah terjadi dengan menatap
wajah-wajah mereka. Rasakanlah betapa kebahagiaan dan keharuan seketika
membuncah jika mengingat itu semua.
Bayangkanlah apa yang akan terjadi jika hari- hari esok mereka
"orang-orang terkasih itu" tak lagi membuka matanya...
----
Taken From a letter from a friend
Tuesday, July 24, 2007
sebel banget..
sebel....sama beberapa dari satu jenis makhluk ini....
suka ngomong manis, tapi kalo ditanya alasannya jawabannya gak tau....
udah gitu aja....
cape deh..
ngomong hal2 manis itu harus punya arti...
ngomong hal2 pahit juga harus punya arti..
jangan sampe ngomong tapi gk tau artinya...
atau menyembunyikan artinya...
kan bikin orang mikir nggak2...
jujur gitu lho....
PEACE!!
suka ngomong manis, tapi kalo ditanya alasannya jawabannya gak tau....
udah gitu aja....
cape deh..
ngomong hal2 manis itu harus punya arti...
ngomong hal2 pahit juga harus punya arti..
jangan sampe ngomong tapi gk tau artinya...
atau menyembunyikan artinya...
kan bikin orang mikir nggak2...
jujur gitu lho....
PEACE!!
Monday, July 23, 2007
Real Weekend
Hmm ya Sabtu en Minggu kemarin bener2 real weekend.....horeeee!!! Alhamdulillah...gak lembur, dan gk kepikiran kerjaan juga....coz dah gk bawa laptop. So, gk akan kepancing buat ngerjain kerjaan di weekend days...
en berikut alur kegiatan weekendku..
SABTU:
- hmm bangun kesiangan si...parah...
- jam stg10 berangkat ke Tamini buat nonton HP5 bareng adik...sampe rumah jam stg 3 sore
- sampe rumah langsung tidur sampe stg5...
- sholat ashar, bla bla bla ...terus chating en browsing sampe maghrib
- bla bla bla bersama keluarga.....terus jam 9 nonton HP 3 sampe jam stg12....
- tidur pulassssss
MINGGU:
- akhirnya bisa jogging lagi jam 05:40-06:00......horeeee!!!!
- istirahat bentar, makan, mandi, berangkat ke at tin jam stg 8...
- errrr, kenapa gak ada yang bilang acara di attin ditiadakan minggu ini...bingung lalu berfikir untuk segera pergi ke rumah kakak...
- jam 10:00 di rumah kakak...diservis abis2an... :
* all day main sama keponakanku yang gendut.....lucuuuuuu
* tidur siang,
* makan di luar,
* diajak jalan ke proyek kakak ipar di cibubur....
* dianterin pulang...........
* dan yang lebih asik lagi...akhirnya mereka ngebawain AKUARIUM....senangnya akhirnya bisa punya AKUARIUM....fishy fishy....
- yep sampe rumah jam 7 malam.... bla bla bla
- tidur deh jam 10:00...pulassssss
Alhamdulillah...
en berikut alur kegiatan weekendku..
SABTU:
- hmm bangun kesiangan si...parah...
- jam stg10 berangkat ke Tamini buat nonton HP5 bareng adik...sampe rumah jam stg 3 sore
- sampe rumah langsung tidur sampe stg5...
- sholat ashar, bla bla bla ...terus chating en browsing sampe maghrib
- bla bla bla bersama keluarga.....terus jam 9 nonton HP 3 sampe jam stg12....
- tidur pulassssss
MINGGU:
- akhirnya bisa jogging lagi jam 05:40-06:00......horeeee!!!!
- istirahat bentar, makan, mandi, berangkat ke at tin jam stg 8...
- errrr, kenapa gak ada yang bilang acara di attin ditiadakan minggu ini...bingung lalu berfikir untuk segera pergi ke rumah kakak...
- jam 10:00 di rumah kakak...diservis abis2an... :
* all day main sama keponakanku yang gendut.....lucuuuuuu
* tidur siang,
* makan di luar,
* diajak jalan ke proyek kakak ipar di cibubur....
* dianterin pulang...........
* dan yang lebih asik lagi...akhirnya mereka ngebawain AKUARIUM....senangnya akhirnya bisa punya AKUARIUM....fishy fishy....
- yep sampe rumah jam 7 malam.... bla bla bla
- tidur deh jam 10:00...pulassssss
Alhamdulillah...
Sunday, July 22, 2007
ke-4 kalinya
hahahaha...
beberapa orang dah pernah aku ceritain soal ini...
Yep seumur hidup aku di dunia ini baru 4 kali nonton di Bioskop:
1. SMP: nonton Fatahillah => itupun karena disuruh satu sekolahan bareng2 :D
2. SMA: Harry Potter 1, nonton bersama 2 kakak dan 1 adik => itupun karena kepengen jalan bareng2 aja sama kakak dan adik
3. SMA: Ada Apa Dengan Cinta, nonton bareng my best friends rame2 yang bikin my best friend itu pada kaget. "tumben tya mau??" :P => itupun karena akhirnya dibayarin sama kakakku.
4. Sabtu kemarin: nonton Harry Potter 5 sama adik tersayang...nonton di Tamini. => finally....
tapi itu juga karena aku pengen banget ngajak adeku jalan2.
Hehehe begitulah diriku...
Jadi teringat cerita percakapan dee sama tiwi. kira2 begini:
d: tiw nonton yuk
t: gw lg gak bisa. Ajak aja tya, pasti dia gak mau...
hahahahaha saking taunya mereka kalo aku paling susah diajak jalan...
Maaf ya my prens.... bis gimana ya..... ?? u know lah the reasons are...
beberapa orang dah pernah aku ceritain soal ini...
Yep seumur hidup aku di dunia ini baru 4 kali nonton di Bioskop:
1. SMP: nonton Fatahillah => itupun karena disuruh satu sekolahan bareng2 :D
2. SMA: Harry Potter 1, nonton bersama 2 kakak dan 1 adik => itupun karena kepengen jalan bareng2 aja sama kakak dan adik
3. SMA: Ada Apa Dengan Cinta, nonton bareng my best friends rame2 yang bikin my best friend itu pada kaget. "tumben tya mau??" :P => itupun karena akhirnya dibayarin sama kakakku.
4. Sabtu kemarin: nonton Harry Potter 5 sama adik tersayang...nonton di Tamini. => finally....
tapi itu juga karena aku pengen banget ngajak adeku jalan2.
Hehehe begitulah diriku...
Jadi teringat cerita percakapan dee sama tiwi. kira2 begini:
d: tiw nonton yuk
t: gw lg gak bisa. Ajak aja tya, pasti dia gak mau...
hahahahaha saking taunya mereka kalo aku paling susah diajak jalan...
Maaf ya my prens.... bis gimana ya..... ?? u know lah the reasons are...
Thursday, July 19, 2007
bener bener deh
iye bener2 lagi gak semangat gitu....
wadduh....
perlu ngapain dan diapain ya??
kacau kacau
gawat gawat
bisa muram durjana dunia kalo gw kayak gini terus...
hohohohoho
just hope really hope...
tomorrow will be better...
wadduh....
perlu ngapain dan diapain ya??
kacau kacau
gawat gawat
bisa muram durjana dunia kalo gw kayak gini terus...
hohohohoho
just hope really hope...
tomorrow will be better...
Subscribe to:
Posts (Atom)