Showing posts with label islam. Show all posts
Showing posts with label islam. Show all posts

Sunday, July 19, 2015

Udah tahu salah ngapai diikutin??

Bismillahirrahmaanirrahiim

Jadi ceritanya suatu ketika di kelas 3 SMA, guru MTK tdk masuk, sebagai gantinya disuruh kerjain tugas.

Krn gakda yang mengawasi jadi agak chaos kondisi kelas. Sebagian malah gak ngerjain sama sekali.
Sedangkan saya awalnya udah semangat ngerjain, jadi ikutan malas juga.

Lalu datanglah seorang teman.
Ngajak ngerjain bareng. Terus pas tahu saya malas ngerjain krn yg lain gk ngerjain, teman saya bilang kira2 begini "yaa gak usah ikutab yang lain lah... kerjain kerjain aja... ngapain ikut2an. Udah tahu salah malah diikutin" #jlebbb itu nusuk banget tapi benerr
*halo Agam, masih inget? Mungkin ini omongan lo yg paling bener selama temenan sama lo wkwkwk*
Setelah itu ya langsung saya kerjain, meskipun tanpa temen saya itu..

Dan omongan macam itu sangat membekas sampai saat ini.
Seringkali saya lontarkan ucapan yg sama utk diri saya sendiri dan juga untuk anak-anak.

Yang sering ya ke sayyid.
Contoh ketika sayyid main sama teman2, terus melakukan hal yg sudah dari awal tidak baik.
Seperti pipis di sembarang tempat (pohon, pagar dll)bukan di WC.
Ketika saya peringatkan, sayyid bilang begini, "temen2 aid juga pada begitu.. gapapa"
Lalu ya saya lontarkan ucapan sperti di atas.. intinya ya jangan ikutin yg udah tahu itu salah... aid harus jadi diri sendiri.. harus jadi contoh yg baik. Bukan malah ikutin contoh yg tidak baik..
Agak berat gak siih?
Menurut saya sih nggak.. itu ajaran baik yang sangat dasar... berharap jadi karakter yg baik...

Contoh besar yg terjadi di hari raya kemarin. Kasus Tolikara.
Sungguh saya menyesali kejadian tersebut.
Dan sangat terluka.
Saya bisa merasakan bagaimana perasaan kaum muslimin d sana yang berduka di saat seharusnya semua tersenyum bahagia.

Tapi saya juga sedih dengan pendapat yg berseliweran di dunia maya.
Kira2 begini.. "kaloo orang Muslim yg melakukannya, pasti udah rame .. beritanya gak adil... nanti ujung2nya umat Muslim yang dicap teroris, ekstrimis dan lain lain...
Sedangkan kalau umat lain yg melakikan, cuma dibilang oknum.."

Lah terus??? Dengan dasar itu, apa kita juga harus menghakimi seluruh umat Nasrani sebagai biang kerusuhan. Menuduh semua umat Nasrani benci Muslim. Menuduh semua umat Nasrani biang kerok kerusuhan dll?

Padahal kita begitu marahnya ketika umat Islam dituduh teroris, kemudian mencap orang2 yg tidak adil itu dengan kata2 'manis'
Jadi, kita sadar kan kalau perbuatan mereka yg tidak adil itu salah??
Ya udah ngapain kita ikut2an melakukan kesalahan mereka?

Jadi diri sendiri aja.
Bukan balas dendam.
Tetap teguh dengan pendirian kita bahwa kita harus adil meskipun terhadap orang2 yang tidak adil dan membenci kita.
Semoga kebaikan kita membuat mereka menyadari kesalahan mereka.

Bukan malah sumpah serapah "rasain looo.. emang enak digituin!! Sama gw juga gak enak!!"

Demikian dari saya.
Semoga pelaku segera tertangkap.
Semoga 29 hari Ramadhan memberikan tambahan iman dan ilmu bagi diri kita sendiri untuk mengaplikasikan nilai2 Islam yang luhur.

Selamat hari raya Idul Fitri
Mohon maaf lahir batin

Dari seorang fakir ilmu, bukan ustadzah, bukan motivator.
Hanya ingin mengaplikasikan nilai2 Islam mulai dari hal yang paling sepele...

Tuesday, June 3, 2008

Sediiihhh....

Sediiih banget ngeliat pemberitaan akhir2 ini mengenai agamaku... Agama yang aku cintai sejak kecil...

Tanpa men-judge siapa yang salah FPI or KLI or AKKBB ... I do no... tapi kejadian di Monas kemarin2 itu bener2 telah menimbulkan kesan buruk bagi agamaku...

Terserah deh mau itu propaganda media atau fitnah2 tertentu... tapi itu telah menimbulkan kesan buruk bagi agamaku...

Padahal agamaku... sungguh aku tahu dan yakin sekali... bahwa agamaku benar2 mencintai kedamaian....

Aku nggak suka kekerasan... semua pun tidak suka... aku juga gak setuju apa yang dilakukan FPI atau KLI apapun alasannya....

Aku juga nggak suka dengan AKKBB or Gusdur or siapaun yang mendukung keberadaan Ahmadiyah...

Bukan masalah kebebasan beragama dan lain2... tapi masalahnya Ahmadiyah itu memakai nama "ISLAM" sama sepeti Ahmad Mosadeq, Lia Eden, atau aliran2 lain yang mengaku ada Nabi setelah Nabi Muhammad S.A.W...

Kalau memang negara ini mau mengakui aliran2 itu... tolong HILANGKAN kata "ISLAM".

Karena "ISLAM" itu sudah jelas adanya aturan2nya batasannya ... bagaimana sebuah agama disebut "ISLAM" dan "ISLAM" itu hanya satu...

Agama yang satu yang mengakui bahwa hanya ada satu TUHAN yaitu ALLAH, berpegang pada AL-QURAN yang dari awal diturunkan kepada Nabi Muhammad hingga sekarang dan sampai kapanpun hanya SATU VERSI dan tak kan ada perubahan apa pun dan diakui dibelahan bumi manapun bahkan oleh makhluk selain manusia...

"ISLAM" yang mengakui bahwa Nabi Terakhir adalah Nabi Muhammad S.A.W.... yang diutus untuk menyepurnakan agama Allah hingga akhir zaman....

"ISLAM" yang mengakui adanya RUKUN IMAN dan RUKUN ISLAM...

Yaaa mudah2an umat ISLAM makin bersatu dan makin menunjukkan jati dirinya sebagai agama yang mencintai kedamaian.......

Amiin