Tuesday, February 21, 2017

Banjir hari ini... Masih manusia kah kita!?

Lagi rame bahaa banjir Jakarta..
Eh padahal terjadi juga di daerah lain, termasuk kotaku tercintah Bekasi..
Tapi Alhamdulillah rumahku dan segala akses menuju kantor, sekolah Sayyid (Sekolah Model Insan Madani) gak kena banjir.

Jadi yang lagi cari rumah, bolehlah mampir ke rumahkuu.. insyaAllah mau dijual wkwkwkw malah promosi...

Terus keributan lebih kepada... Ada sebagian orang yang seolah2 bilang "rasain loo Jakarta.. pada sombong sii bilang karena Ahok jadi gak banjir lagi"
Atau statement lainnya..

Serius... Saya sedih baca status2 macam itu..
Biarlah ada sebagian orang yang jumawa merasa Pilihannya itu the best ever forever dan er er lainnya..
Tapi ya sudahlaah...
Biarin itu dosa kejumawaan (kalau memang dinilai sbg dosa) biar mereka sendiri yang mendapatkan nilai minus di sisi Tuhan.

Percayalah masih buaaanyaaak pendukung Ahok yang masih lurus pemikirannya...

Cukuplah pasang2 status yang nyinyirin perilaku para pendukung2 Beliau yang kadaang memang berlebihan...
Sama aja si dengan pendukung paslon lainnya banyak juga yang berlebihan.

Karena yang berlebihan itu tidak pernah baik.

Selanjutnya???!
Kedepankan empati, simpati kawan.
Kalau gak bisa bantu materi, cukup diam sambil berdoa.
Dan teruslah bersyukur kalau lokasi kita aman dari bencana banjir...
Karena dengan syukur Allah akan menambah nikmat kita...

Rumah saya pribadi memang gak kena banjir, tapi kami mendapat musibah kecil.. bocor dimana2, kemudian pompa air kerendem dan listrik konslet.
Suasana seperti itu aja cukuup banget bikin perasaan galau tak terkira...
Apalagi udah akhir bulan wkwkwkwk

Dan aku bayangiin... Gimana itu para korban banjir... Yang rumahnya 2 lantai aja pasti tetep panik luar biasa, dan rugi materil yang tidak sedikit...


Kalau ada yang bilang ini azab krn memilih pemimpin Beliau...
Terus Bekasi banjir karena apa??

Ya Allah...ampuni kami..

So, please kawan stop pasang status, komen yang menghilangkan esensi empati dan simpati pada para korban banjir.
Karena mereka manusia .. sama seperti kita.
Masih manusia kan kita!?

Dan semoga banjir di manapun cepat surut.
Termasuk di Bekasi.
Aamiin yaa robbal 'alamiin



Di atas foto banjir di kali malang.

Src: http://m.rmoljakarta.com/news.php?id=2003

posted from Bloggeroid

Sunday, February 12, 2017

Jika aku jadi orang jakarta part 2

Seriusan tangan saya gatel banget pingin ngeluarin uneg2 ini...

Seiusan ini medsos isinya udah kayak perang dunia maya haha...

Oke, kalau saya lihat ada 2 kubu utama di Pilkada DKI ini
1. Pro Ahok
2. Asal bukan Ahok

Perangnya terutama antara paslon 2 dengan 1 dan 3

Sebagian besar Pro-Ahok karena memang merasa Ahok itu the best governor sepanjang masa (katanya selain Bapak Ali Sadikin).
Katanya sejak Ahok memimpin buaaanyak banget perubahan di kota jakarta ini...
Okeh catet.

Sedangkan kubu ke-2, sebagian besar terbagi lagi menjadi 2 tipe:
1. Muslim Yang mendasari karena keimanan kepada Perintah Allah yang dipercayai memang melarang memilih pemimpin non-Muslim (salah satunya QS. Al-Maidah ayat 51)
2. Non-muslim atau sebagian muslim yang karena emang 'sebel' banget sama 'attitude' nya Ahok terutama lisannya + masalah reklamasi + penggusuran + kasus sumber waras + dan beberapa kasus lainnya

Kemudian terjadi perdebatan terutama karena Perbedaan Penafsiran QS Al-Maidah 51.
Kubu Pro-Ahok memiliki penafsirannya sendiri dengan berpegangan rujukan dari sejumlah ulama,
Begitupun Kubu Asal Bukan Ahok dengan berpegangan pada fatwa ulama yang jumlahnya (saya amati) lebih banyak daripada kubu Pro Ahok

Kemudian ada sejumlah statement dari salah satu kubu...
ahh itu mah kubu si B cari2 aja referensi dari ulama yang sepemahaman....
Laah padahal mah kubu si A juga...
Kata kubu si B jangan saklek2 banget napah...
kata kubu su A masuklah Islam secara kaffah..
terus kubu si B bilang... terus ngapain masih main2 di FB yang jelas2 punya orang kafir
terus kata si A blablablabla
terus kata si B blublublublu

terus ada lagi yang bilang.. halaah itu mah ayat cuma dipolitisasi aja...
jadi jangan salahkan Ahok saja kalau beliau bilang "Jangan mau dibohongi pakai Al-Maidah 51"
karena saya rasa sebagian Muslim pun berpendapat demikian
Sebagian Muslim merasa Ayat suci tersebut cuma dijadikan alat politik aja. yang penting bukan Ahok.

Terus ada lagi yang bilang "haalaah partai X itu aja pernah kok dukung non muslim"
jadi beneran emang cuma politik aja
udah gituuu masing2 punya alasan
masing2 bisa ngeles
intinya masing2 mempertahankan pendapatnya

terus kalau saya sendiri gimana?
Saya sendiri salah satu Muslim yang diberikan pengetahuan tentang Larangan Memimpin Non Muslim itu sejak?? Yap sejak SMA, seingat saya si pas Rohis dan itu terpatri banget di otak saya sampai saat ini.
Dan saya tidak merasa perlu mencari sanggahan atas ayat ini...
Karena apalah saya ini... cuma salah satu hamba Allah yang sangat fakir ilmu gak berani teramat sangat menentang para ulama...

Eh tapi kan partai X itu pernah kok dukung non muslim.. Lah terus napah?
Emang partai X itu pedoman hidup kita?
Sabodo amat dengan kebijakan partai X tersebut...
partai X itu pun juga kumpulan manusia koks...

Lagian lihat isi partai pendukung si 1 dan 3
Banyak yang korupsi?
Laluuuuuuuu? apa iya partai pendukung 2 bersih dari korupsi? hayo hayo hayo coba hitung2 lagi..
banyak beuttt

Jadii kawan, jangan mengira kawan2 kita yang tidak memilih Ahok karena alasan menjalankan keyakinan kami terhadap Perintah Allah di QS Al Maidah 51 itu karena hanya diperalat oleh para partai politik, dibohongi...
Kamiiii cuma merasa berkewajiban untuk memilih sesuai dengan petunjuk yang kami yakini..
Bukan bukan.. itu bukan sekedar perbedaan pendapat seperti Qunut, tahlil dan sebagainya...
tapi lebih dari itu...
Kami merasa cinta kami kepada Tuhan kami HARUS JAUH LEBIH diutamakan dibandingkan Keinginan kami untuk melihat Jakarta lebih maju atau apalah sebutannya.

Karena pada akhirnya bukan Ahok atau siapapun yang membuat kami Bahagia, yang membuat kami sejahtera... Semua itu adalah karunia dari Tuhan kita.. Allah S.W.T

Dan kok pada akhirnya kita suudzon banget siik sama calon nomor 1 dan 3.
Seolah2 kalau calon nomor dan 3 itu yang memimpin, jakarta akan hancur lebur.. akan kembali banjir.. akan kembali kacau...

Terus jadii kalau aku jadi orang jakarta, akan milih siapa?
Aku akan milihhh balik lagi jadi orang Bekasi wkwkwkwkw

Udah aaahhh
Once again
Selamat memilih Hai Jakarta

Please respect each other
jauhi prasangka
jauhi kampanye hitam
jauhi bermusuhan karena beda pendapat

Semoga 15 Februari nanti aman tentram ya
Siapapun yang terpilih nanti.. ikhlas saja...
Seperti yang saya bilang di atas
"Karena pada akhirnya bukan Ahok atau Anies atau Agus yang membuat kami Bahagia, yang membuat kami sejahtera... Semua itu adalah karunia dari Tuhan kita.. Allah S.W.T"

Dan selamat libur buat saya dan semua yang tidak ikut pemilu nanti....Yeiyyyyyyyyyyyyy





Saturday, January 28, 2017

Jika aku jadi orang jakarte

Flashback dulu ahh...
SMP di jakarta timur, lubang buaya. Pulang pergi naik angkot 2x atau naik metromini 45.

Pertama kalinya saya pulang naik metromini sendirian itu bingung (biasanya sama temen).. bingung cara turunnya. Karena badan saya pendek, terus kan penuh yaaaa. Posisi di tengah2. Jadi saya sedia apa? Penggaris buat diketrok2 ke atap metro mini.. itu pun akhirnya dibantuin penumpang lain, krn ketrokan saya nyaris tak terdengar. Saking malu dan takutnya haha

Dari pondok gede ke lubang buaya, macetlah namanya juga lubang buaya banyak banget sekolah negeri. Turun di lubang buaya, jalan kaki lumayan lah lebih dr 1km. Kecuali kesiangan naik ojekk.
Ehya ongkos saya saat itu cuma 5rebu. 2ribu PP metromini.sisanya jajan esteh di kantin.

Terus SMA jakarta lagi. Sama2 jaktim tapi sebelah kanan kalau dr pondok gede. Naik angkot cuma sekali. Tapii ya karena kalimalang itu jalur utama menuju jakarta sono (red:pusat dan sekitarnya) jadi jalurnya ruarrr biasaa macetnya. Apalagi dg saya yang suka kesiangan karena begadang belajar malamnya #ciyeeeeh

Terus selesai kuliah langsung kerja. Di mana? Jakarta lagi, tapi BARAT. Di Roxy! Lokasi yang bikin hampir semua otang berfikir kerjaan saya itu jaga counter handphone haha. Halo dee, wilmar dan bos hendi :)
Dan ini supperrr sekaliii.. yap perjalanan mulai dari kalimalang (timur), lewatin dulu jakarta pusat, terus baru dah sampe jakarta barat. Berapa jam kawan2? Berangkat jam 6 sampe jam 9. Wkwkwk
Udah gitu mostly saya berdiri di dalam bis yg terkenal banyak copetnya..

Ini nih bis 212 :


Di sana hanya 2 bulan... Krn gak kuat perjalannya, meskipun ke kantor cuma seminggu 3x.

Terus dari barat pindah lagi ke??
SELATAN. Daerah fatmawati. Kali ini perjalanan melewati sisi kiri pondok gede seperti saat SMP. Naik angkot 2x lanjut kopaja yang subhanallah udah kayak pepesss. Itu naiknya harus berjuang, lari2an. Turunnya juga berjuang, krn padatnya bis.
Gak lama kantornya pindah ke daerah buncit. Sama2 jaksel. Kali ini ada 2opsi. Naik angkot lewat jalur kiri 3x plus kopaja 1x atau lewat jalur kanan naik angkot 1x plus busway transit 1x. Hemat sih jalur kanan. Tapiii harus siap dengan antrian busway yang suka bikin emosi jiwa raga.

Terus lepas 2,5 tahun sempet rehat dulu karena menikah. Lelah ceritanya..
Jadi freelance, sempet bulak balik ke ciputat jaksel menjurus tangerang. Sampai akhirnya direkrut lagi dan balik kerja kembali di SELATAN jakarta yaitu pasar minggu. Kali ini karena sudah menikah, jadi seringnya diantar jemput suami di sebagian rute perjalanan. Pake? Motor donks.

Teruss 1,5 tahun kemudian pindah ke? PUSAT dooonk haha udah 4 bagian jakarta nih.
Sudirman. Kalau denger kata jalan sudirman tau dong kayak gimana?
Begitulahh.
Terus ternyata bisa lewat kuningan.
Tapi ya tetep lah... Tau sendiri kan kuningan kayak gimana apalagi dulu itu jalan layang belum jadi pan.
Sekarang sih katanya udah lancaran yak haha.

Terus gak lama kemudian kantornya pindah ke??? UTARA!!! Yeiyyyy lengkap udah 5 bagian jakarta.
Karena perusahaan perkapalan dimana operasionalnya ada di priok sana. Yaa wajar dong pindah.
Sampai akhirnya aku pindah rumah ke bekasi sini. Bekasi timur mendekati cileungsi yang kata sebagian tamu yang pernah cari jalan ke rumah, "ini beneran masih Indonesia?" Ettt dahh.. bukan! Ini di planet galaksi lain haha

Jadi awal2 pindah, qadarullah suami juga pindah ke priuk, jadi bareng naik motor. Dan kerjaan kita setiap perjalanan ya kayak Dora the explorer. Baca peta (google maps). Cari jalur terdekat yang ujung2nya tetep 2,5 jam perjalanan naik motor!
Gak lama suami balik lagi ke jaktim, lalu saya bisa tidur di bis telolet om :D

Gak lama saya resign, krn kondisi kantor yang lagi down pula.
Terus saya lelah.
Jadi freelancer duluu..
Sampai akhirnya sempet 1 bulan kerja di deket rumah, lalu balik lagi freelance sempet bolak balik lagi jakarta utara ketemu client. terus hamil anak ke2, terus menolak sejumlah tawaran kerja di jakarta karena saya sudah ill-feel berat sama perjalanan ke jakarta.

Dan Alhamdulillah sudah 1 tahun ini Allah menakdirkan saya kembali kerja di lokasi yang hanya berjarak 2km dari rumah (10 menit dari rumah). Www.portcities.net (note: banyak lowongan lhoo ;) )

Terus jadi relasi judul dengan isi ceritanya apa nih?
Yang jelas saya lagi pusing baca linimasa media sosial ttg pilkada DKI ini. Semoga cepet selesai deh ..
Saya bingung dengan semua konten media. Baca media A dukung 1, yang lain dukung 2 dan 3.
Belum lagi perdebatan antara fans, hatters, buzzers dan penonton lain yang bukan warga jakarta sebenere.
Panas beutttt

Sedangkan saya pribadi udah jarang lewat jakarta. Terakhir ke selatan. Itupun skrg udah gak naik angkot2an lagi. Tapiii thanks to all transportasi online.
Denga Grabbike, saya bisa 1,5 jam dari rumah ke fatmawati. Yang gak mungkin tercapai kalau naik angkutan umum.
Kalau lagi gak terburu2 bisa naik grabcar terus tidur tenang tanpa dibayangi argo haha.
Jadi kalau tanya pendapat saya tentang jakarta apakah ada perubahan semenjak era ahok? Gak tau juga ... Maafken.

Udah lama gak naik busway. Terakhir naik busway sebelum era emoney. Dan belum rasain nungguin busway lebih cepet. Terakhir ke terminal pulo gadung tetep semrawut dan bau pessiiing hweek...

Kalau kereta? Lha itumah semenjak era bapak jonan udah oke.

Taman2? Gak tau juga.
Contoj BKT? Sejak era sutiyoso udah kami lewatin di perjalanan menuju jakarta utara...

Apalagi yaa...
Ya karena selama perjalanan seringnya tidur jadi gak tau juga deh haahahah
Kalau birokrasi?
Ya gak tau juga gak pernah ngurus adm di jakarta kan?

Sungai?? Hmm sebagian yang saya lewati memang sudah bersih, meskipun ttep bau..

Mungkin kapan2 kalau lewat sungai di pinggiran manggarai saya mau update lagi. Dulu si parah beutt... Mudah2an udah bagusan ya sekarang?

Yang jelas yang saya tahu penduduk jakarta ini sedang panas bangettt.
Perasaan dulu pas pemilihan walkot bekasi gak segitunya. Adem ayem aja... Tau2 udah kepilih aja...

Jadi jika aku jadi orang jakarte? Alhamdulillah bukan..
Saya mau jadi orang bekasi aja...
Kalau disuruh pindah mending ke? Bandung ketemu kang emil.
Atau ke jambi ketemu bang Zumi. Wkwkwk
Atau ke???? Entahlah saya mah kuper taunya itu2 ajaa haha

Jadi selamat memilih Hai Jakarta, semoga yang terpilih nanti bisa amanah dan membawa kebaikan bagi warga Jakarta dsk. Aamiin

Dan Salam damai ;)

posted from Bloggeroid

Thursday, January 26, 2017

MPASI nasi tim bumbu dapur

Siapa siik yang gak sedih kalau anak tiba2 ogah makan...
Makan baru berapa suap udah ngamuk...

Ya ini Si Salman, sejak sakit demam nyaris seminggu karena batuk pilek, nafsu makannya jadi menurun.

Jadi saya berusaha ubah ubah menu.
Segala rupa, diblender emoh, dibuat tim aja juga gak banyak, dipisah juga gak banyak, dikasih kuah juga cuma dikit terus aku puuuusyyyiiiiiiing

Udah gitu kakaknya Sahal juga suka mood2an makannya. Kalau gak mau ya gak bisa dipaksa, tapi giliran nafsu makan meningkat langsung deh sehari bisa lebih dari 3x.

Tapi Salman lagi suka banget sama nasi putih doang. Gak ditim, apalagi dblender.
Jadi kalau aku dan kakaknya makan, dia minta nasi... Dan itu banyak.
Udah aku coba cocol pake lauk/sayurnya tapi baru dikit udah ogah.

Jadi muter2 otak, terus ya bikin salah satunya resep ini nasi tim beraroma. Halah apalah namanya
Intinya
- nasi + air + batang sereh digeprak + daun salam + parutan wortel + potongan tahu sutra

Niatnya tambahin ikan kembung, tapi belum matang pas jadwal sarapannya

Suer baunya kayak nasi uduk gitooh haha tapi tanpa garam ya..

Alhamdulillah pagi makannya lahap, sisa 1 sendok aja.
Bekal siang juga habis.
Malam karena udah sempet makan nasi duluan, jadi gak habis tapi lumayan lah lebih dari setengahnya

Dan rasanya ituuu super happy banget kalau anak lahap makan

Iya kan emak2???

Udah ah sekian
Ini penampakan nasi timnya


Note: makan pakr piring biasa?
Yoa! Terakhir makan pake mangkok dan sendok bayi langsung ditolak. Giliran ditunjukin piring beling, langsung semangat. Haha anak kecill


Tuh bocahnya... Ngeblur fotonya sik

posted from Bloggeroid

Monday, January 9, 2017

Update Status Terkini: Kabar Sahal, Sayyid, Salman

Pertama, saya gagal melaksanakan janji saya sendiri untuk tulis blog minimal 1 bulan 1 artikel.
karena bolong di April dan Desember.

April karena lagi rusuh2nya mau lahiran dan habis lahiran baby Salman,
Desember karena lagi sibuk2nya kerjaan... lelah jiwa raga

dan sudah sekian banyak draft blog yang akhirnya gak selesai2 haha.
ntah draft ini jadi dipublish atau nggak. kalau ada yang bisa baca blog ini selain saya ya berarti berhasil dipublish hahahah. Kalau nggak ya berarti Salman bangun minta nenen, lalu saya ketiduraaan haha

Terus saya bingung mau nulis apa ini.
cuma kangen aja lah nulis blog
karena emang hobby saya nge-blog dan baca novel

tapiii novel terakhir yang saya baca kayaknya itu di malam menjelang operasi. Novelnya tere liye Amelia dan Berjuta Rasanya. cuman yang berjuata rasanya gak selesai dibaca, karena membosankan (maaf ya bang Darwis, ini buku pertama yang saya anggap membosankan, mungkin karena biasa baca full novel tebel, pas baca mini seri gini jadi aneh hehe)

terus gimana kabar anak2?
Sabtu kemarin baru bawa Sahal ke dr Apin . Sakit kah??
Sahal itu gampang banget kena batuk pilek, baru sembuh beberapa hari, gak lama kemudian mulai lagi batuk pilek...
Saya kan jadi khawatir... dan ini udah lama banget.. lebih tepatnya sejak Sahal punya adik.
akhirnya bela-belain jauh2 periksa ke dr. Apin, soalnya aku butuh pendapat yang RASIONAL.
kalau ke dr umum..  takutnyaaa langsung ujuk2 disuruh rontgen, suspect FLEK (nama lain TBC sebenarnya).
terus akhirnya dijelasin sama dr. Apin, macam2 batuk. ada batuk kronis, ada batuk akut.
batuk kronis itu diantaranya TBC, alergi, pneumonia dan apa lagi saya lupa. itu biasanya batuk gak sembuh2 disertai demam, gagal tumbuh (gizi buruk) dll saya lupa lagi. catetannya ada si disimpen, tapi saya udah malas keluar kamar
terus kalau batuk akut, ya kayak sahal ini batuk beberapa minggu, terus sembuh, batuk lagi,
dan itu biasanya hanya COMMON COLD.
dan kebetulan karena Sahal lahir prematur  bisa jadi daya tahan tubuhnya memang tidak sekuat (misal) kakaknya. jadi ketemu sama temen yang lagi pilek ya nular.

terus gimana? buth suplemen segala macam?

dr Apin bilang GAK ADA SUPLEMENT peningkat daya tahan tubuh. itu buang2 duit aja..
intinya berdamai aja... terima kondisi ini. dan berdoa kali yaa...
toh kalau lihat dari berat badan, tinggi badan Sahal itu termasuk Gizi Baik kok... semua normal.
pfiuuuhhh tenang deh..
sebelumnya dag dig dug terus.. setiap bulan harus siap2 lihat Sahal batuk2, pilek muter2 aja.. udah kenyang ditanyain sama tetangga, keluarga "Itu sahal pilek gak sembuh2 perasaan" hehe

terus ngomongin apa lagi ya..
ohya Alhamdulillah Sahal udah mulai banyak kosa katanya. karena dulu sempet panik bangett... tapi2 lagi2 belajar berdamai untuk tidak membandingkan Sahal dengan teman2 seumurannya yang udah ceriwis banget dan lancar bicaranya. karena ya semua perkembangan Sahal memang telat. gigi pertama di usia 1 tahun, jalan baru bisa 18 bulan, bahkan ubun2nya baru ketutup di atas 2 tahun.
Jadi baru bisa ngomong di usia 3 tahun lebih ini, dinikmati saja...
Belajar bersyukur, dan menerima apa adanya.
Karena kelahiran Sahal bisa dibilang anugerah banget.
Saya hamil Sahal di tengah2 kondisi paling suliiiit di usia pernikahan kami ke 4 saat itu.
Kalau roller coaster, saat itu adalah titik paling rendah dan terbalik.
Karena itu saya tidak percaya diri dengan kehamilan saat itu, karena jiwa dan raga saat itu sedang benar2 diuji.
Mudah2an dewasa nanti Sahal juga jadi anak yang 'tahan banting' untuk menerima segala ujian dan cobaan. Aamiiin

Terus kabar apa lagi?
Sayyid.. Udha tahu kan Sayyid udah kelas 1.
Ini juga tadinya mau cerita tentang sekolah Sayyid..
dulu TK nya deket rumah aja?
dulu itu kan sempet kepingin banget homeschooling, tapi sadar diri GAK JADI
terus dulu sempet kebawa juga pingin masukin di TK yang katanya keren2 (red: mahal maksudnya)
tapi aku pikir ngapain siik?
TK itu mah taman kanak2...
saatnya main2 aja sambil belajar.
karena TK nya deket, jadiiiiiii Sayyid bisa jalan kaki ke sekolah

Terus meskipun di TK diajarin calistung, tapi ya aku biarin aja Sayyid ikutin semampunya.
Jadi itu ya kenyang deh kalau dikasih laporan sama Bundanya di TK kalau Sayyid itu salah satu 'biang ribut' hahahah
disuruh nulis bilangnya capek lah ini lah itulah

tapi habis itu lari2an ke sana kemarin gak ada capeknya
belum lagi kalau Sayyid lagi marah... tersinggung dikit maraah
dan marahnya ituuuu huffffffffff (temen kantor aku tahu nih kelakuan Sayyid kalau marah hahaha)

Jadi lulus TK Sayyid baru bisa baca 2 huruf aja...
Sempet ditawarin les, karena sebagian sekolah SD di sini iniiiiii ada tes calistungnya...
terus aku bilang ke Bunda nya.. gak usah lah Bun.. biarin aja sebisanya Sayyid..
pun capek juga udah pulang jam 10, masih disuruh les juga.. oh nooooo

Ohya bahkan di TK ini ada PR nya lho
ini yang bikin senewen
aku minta Sayyid tetep ngerjain bukan karena ingin dia bisa segera calistung, tapi belajar KOMITMEN untuk lakuin apa yang janji dia kerjakan.
jadi lihat hasil PR nya yang ruarbiasaaaaaak
pas awal2 itu tulisannya bisa 5 baris sendiri. sesuka2 dia aja laah
PR nya itu susah2 lah. disuruh tulis nama pahlawan, nama alat komunikasi dll
ya ampuuuuuun?
ya nyantai aja juga siii
itu kan artinya ORANGTUA nya yang musti ngajarin sambil cerita di rumah tho hoho
jadi gak perlu lah posting keluhan macam gini di pesbuk hahahah

terus akhirnya pas mulai daftar SD.
Setelah cari2 survey ke 3 sekolah which are 2 sekolah alam dan 1 SDIT
dipilihlah SDIT Insan Madani.
Tadinya Sayyid udah kepengen bangey masuk ke Sekolah Alam Bambu Item di Villa Nusa Indah.
Sampe sana langsung happy banget dia.. iya mi di sini aja mau mau mauuu
tapi karena pertimbangan jarak dan biaya juga (hahaha tetep aja mahal thooo)
akhirnya pilih SDIT Insan Madani.
Sedangkan Sekolah alam yang satunya Sayyid kurang sreg, karena kecil sekolahnya. terus karena lokasi lumayan jauh juga siii

SD Insan Madani ini bisa dibilang semi sekolah alam juga sii
Karena ada fasilitas outbound nya di belakang hahahaha
dan karena setelah hasil nguping oobrolan emak2 tetangga yang sekoolah nya nyebar di beberapa SD terdekat, aku pikir SDIM ini yang lebih tepat.
Masih pakai Kurikulum 2013 juga, terus kelihatannya anak2 gak terlalu terbebani dengan materi pelajarannya.
sekelas cuma 25 an
dan memang MAHAL hahaha
tapi Alhamdulillah lah Sayyid ada asuransi dan biayanya pas banget sesuai dengan biaya masuknya

Dan sampai sekarang Sayyid masih terlihat happy2 aja sekolah
belum ada keinginan SERIUS untuk bolos sekolah. sedangkan pas TK sempet beberapa kali ngambek gak mau sekolah :D

nah terus gimana Syayid udah punya 2 adik
entar aja deh cerita nya lain kali aja haha

nah terus Salman gimana kabar?
seriously ini bayi paaaaaaaaaaaaaaaaaaaaliiiiiiing 'rusuh' diantara kedua kakaknya
umur 6 bulan tau2 udah bisa duduk sendiri, udah bisa merangkak, udah punya gigi 2.
sekarnag udah berdiri2 merembet di kasur
terus kalau nangissssssss bikin OTAK SAYA BEKU. karena saking kencengnyaaa...
kalau digendong gak bisa diem.
intinya paling bikin saya pegel haha

nanti kapan2 diceritain lagi deeh
ini udah jam 11
mau BAK lalu bobo

bubbyeeeeeeee
Selamat tidur


Monday, November 14, 2016

When there were no camera

Duluuuu....

Ketika jalan2 dengan keluarga di anyer, saya pernah lihat fenomena halo bulan di tepi pantai di malam bulan purnama.. Seriously, its really beautiful... I just can say Subhanallah, indah banget....
Just it...
Saat itu saya gak punya kamera, masih kuliah... Saat itu juga kamera masih pake kamera film yoo.. Pake klise..

Terus suatu waktu pulang sekolah SMA apa kuliah gitu, malam setelah maghrib, turun dari angkot jalan kaki terus pas lihat ke atas, subhanallah saya lihat bulan indah banget, besar, terang, dengan awan2 sekitarnya, bintang gemerlapan... Dan I really enjoy it.. Every steps of my walk to go home i just look at the sky sambil mengucap Subhanallah...

Dan itu 2x terjadi... Entah itu supermoon atau bukan... Gak pernah nanya2 juga... Belum kenal google dulu kan..

Suatu waktu di kostan di depok... Dulu langit masih asiik utk dilihat memang, jadi saya sering duduk di jendela lihat kumpulan gugus2 bintang... Itu bikin hati tentram bangettt...

Hal yang langka bisa dilihat sekarang2 ini karena polusi cahaya...

Dan membuat garis di langit sambil menebak nama rasi bintang seperti di buku IPA adalah hal favorit saya... Itu yang membuat saya bercita2 jadi astronot hehe

Kemudian ini ingatan masa kecil saya yang paling menakjubkan... Inget gak siih kalau kita gambar matahari waktu kecil gimana? Yapp bikin lingkaran besar, terus ada garis2 sinar dari matahari ke luar...
Daaan saya pernah lihat ituu saat min di kebon belakang rumah sendirian. Matahari dengan pendaran cahaya berwarna warni... Indaah sekaliii...

Dan hari ini ada fenomena supermoon... Saya berkali bolak balik lihat ke luar... Tapi ukuran bulan tidak sebesar yang saya harapkan.. Memang lebih besar, tapi tidak sebesar harapan saya hehe

Dan sejujurnya, saya niat banget mau foto supermoon ini.. Tapi apalah daya udah malam gee... Saatnya kelonin baby... Hehe

Tapi saya jadi mikir, dulu apa yang kita lihat, kita rasakan, kita nikmati, semuanya kita hanya lihat, enjoy, rekam di otak sebagai memori berharga yang bisa kita ceritakan suatu saat nanti... Suatu yang kita lihat sambil tafakur, merenung, dan tentunya mengucap Maha Suci Allah Sang Pencipta Alam semesta...

Jadi, apa kesimpulan tulisan ini?
Entah haha

Selamat malam :)

Ini foto kiriman keponakan saya di depan rumahnya di pondok gede

posted from Bloggeroid

Thursday, October 13, 2016

[latepost] kecelakaan pertama Sayyid

Latepost nih...
Sebelumnya mari sama2 bersyukur atas nikmat sehat dan kesempatan untuk memperbaiki diri di dunia ini.

Bersyukur banget saya masih bisa melihat Sayyid...
Saya masih bisa 'ngomel2' Sayyid.
Masih bisa meluk dan curhat sama Sayyid setelah pagi dan sore yang sangat melelahkan emosi jiwa raga...
Resiko punya anak laki2 yang super keras kepala...

Dan bersyukur Allah menyelamatkan Sayyid di kecelakaan pertama Sayyid.
Sebenarnya kecelakaan ke2. Yang pertama kira2 3 tahun lalu, jatuh dari motor sama abbynya. Sayyid nya gpp, karena posisi dipeluk suami. Suami yang lebam2 di kakinya.

Dan kali ini cerita kecelakaan sayyid tanggal 20 september 2016 lalu.
Senin sore jam 5an, ketika perjalanan pulang ke rumah dari kantor. Kondisi hujan, aku maksain pulang, karena khawatir dengan Salman. Takut ASI nya gak cukup kalau aku harus nunggu hujan reda.

Jadi dengan Sayyid yang baru bangun tidur, naik selis pakai jas hujan ponco. Krn lupa bawa jas hujan sayyid,jadi bagian belakang jas dibuat utk nutupin badan Sayyid. Sayyid bawa tas, aku udah minta itu tas dipake hadap depan, biar gak gampang jatuh.
Jalan udah pelan2, perjalanan aslinya hanya maks 10 menit dr kantor ke rumah, tapi krn pelan2, sepertinya udah mau maghrib aja..

Dan akhirnya ketika sampai di suatu pertigaan, jalannya memang agak menurun, dan sempit. Aku mau ke kiri, tau2 ada mobil mau belok. Jadi agak kaget, aku agak kagok, jadi gimana gitu selisnya miring. Tau2 "bukkkk" bunyi sesuatu jatuh. Pas aku lihat sekilas tas sayyid jatuh, aku cuma bilang "duuh jatuh lagi tasnya". Mau turun, tau2 orang2 pada panik teriak. Tolong2!!!.. Tau2 Sayyid udah terjerembab... Innalillahi..

Serius saat itu saya shock, bingung dan bengong, jadi orang2 yang bantu angkat sayyid, saya ikutin aja.. Digendong ke tukang bakso. Selis saya diemin di jalan. Terus pas lihat darah udah ngucur dari hidung, mulut, jidat. Ibu2 tukang bakso nyuruh aku siram kepala sayyid. Aku ya oke2 aja... Krn yaitu bisa dibilang saya shocked,dan takuttt bangett krn pada kenyataannya, kurang lebih 1 meter dr tempat sayyid jatuh itu jurang dalam. Ya Allah... Malah kebayang yang jauh lebih menakutkan...

Sayyid nangis, tapi gak histeris. Lebih ke takut, sakit minta peluk...

Krn hujan makin deras, dan sayyid kedinginan, diajak ke rumah salah satu penduduk sekitar.. Terus aku WA suami yg masih di kantkr, dan sms ibu pengasuh utk minta anaknya jemput pake motor.

Sedangkan selis sementara dititip di rumah tersebut.

Gak lama, mas Azriel datang. Dibonceng langsung ke rumah. Sampe rumah, aku siram Sayyid, ganti baju, pakein betadine, peluk2, makan dikit...
Terus aku nanya kronologi kejadian tadi. Sayyid bilang tasnya mau jatuh (mungkin krn aku miring itu), terus aid mau ambil eh malah jatooh. Hufff..

Gak lama Sahal Salman diantar ibu..

Besoknya saya dan sayyid jelas libur lha...
Pas hari kedua itulah kelihatan banget sayyid kesakitan, gak bisa makan, susah ngomong krn bibir bengkak... Nangis terus, tapi diajak berobat ke dokter tak mau...

Alhamdulillah 3 hari kemudian sembuh, tinggal korengnya aja yang alhamdulillah berangsur2 hilang.

Dan sejak itu saya gak berani lewat situ lagi. Karena emang jalanannya nanggung, 3 meter kurang, sempit, banyak motor dan sayangnya mobil bahkan truk seringkali lalu lalang.
Jadi saya cari jalanan yg lebih sepi, yang mobil mikir 100 kali mau lewat situ mah..
Dan juga skrg tas sayyid ditaro di keranjang selis.

Dan kini saya bersyukur banget masih diberi kesempatan utk memperbaiki terus diri sendiri dan hubungan saya ke sayyid.

Btw,kalau berkaca pada diri saya sendiri yang seringkali kalau lagi panik malah diam, bingung dan terlihat tenang. Saya rasa gak adil kalau ada yg bilang Jessica punya kecendrungan psikopat krn terlihat tenang saat Mirna meninggal... Hehe nyambungnya ke sini ...

Demikian ceritanya, semoga semua selalu diberi keselamatan dan kesehatan. Aamiin